Tausyiah

Qurban dalam Islam

Umat Islam akan merayakan Hari Raya Qurban atau Hari Raya Idul Adha. Berikut pengertian, hukum, Syarat sekitar tentang Qurban.

I. Pengertian

Qurban bahasa arabnya adalah الأضحية (al-udhiyah) diambil dari kata أَضْحَى (adh-ha).

Makna أَضْحَى (adh-ha) adalah permulaan siang setelah terbitnya matahari dan dhuha yang selama ini sering kita gunakan untuk sebuah nama sholat, yaitu sholat dhuha di saat terbitnya matahari hingga menjadi putih cemerlang.
Adapun الأضحية (al-udhiyah / qurban) menurut syariat adalah sesuatu yang disembelih dari binatang ternak yang berupa unta, sapi dan kambing untuk mendekatkan diri kepada Allah yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan Hari Tasyrik. Hari Tasyrik adalah hari ke 11, 12, dan 13 Dzulhijah.

كُلُّ أَيَّامِ التَّشْرِيقِ ذَبْحٌ (رواه الدارقطنى و البيهقى)

“Semua hari-hari Tasyriq adalah (waktu) menyembelih qurban” (HR. Ad-Daruquthni dan Al Baihaqi didalam As-Sunanul Kubro)

Read more: Qurban dalam Islam

Tanda - Tanda Kehinaan

Imam Al-Hafizh Ibnu Katsir, dalam kitabnya "Al Bidayah Wa An-Nihayah" menuliskan tentang biografi imam Ad-Daarani, dia berkata bahwa "Segala sesuatu memiliki tanda, sedang tanda kehinaan adalah tidak menangis karena takut kepada Allah".

Read more: Tanda - Tanda...

Rahasia Kedatangan Malam Lailatul Qodr

Anak Saleh.com. Setiap Ramadhan tiba, senantiasa diperbincangkan tentang Lailatul Qadr. Malam kemuliaan yang selalu dirindukan dan diburu oleh setiap Muslim yang berpuasa di setiap tarikan napasnya. Namun, ketika mencari makna dan sosok yang pasti tentang malam al-Qadr itu, termasuk kapan ia hadir, semuanya menjadi ranah misteri: Wallahu ‘alam.  Insan beriman hanya berusaha memahaminya di atas keyakinan yang utuh bahwa malam yang disebutkan itu hadir adanya.

Allah pun melemparkan pertanyaan retoris sebagai wujud ketakverbalan mengenai kehadiran malam kemuliaan tersebut. Wama adraka ma lailat al-qadr? Tahukah kamu apa Lailatur Qadr itu?

Dalam Alquran, surah Al-Qadr: 1-5, Allah hanya memberi isyarat makna, “Lailat al-Qadr khairu min alfi syahr”, ia lebih baik dari seribu bulan. Di dalamnya turun malaikat dan ruh dengan izin Tuhan mereka untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh keselamatan sampai terbit fajar. Para mufasir banyak yang mengaitkan malam Al-Qadr sebagai “malam diturunkannya Alquran” itu dengan “malam penuh berkah” sebagaimana terkandung dalam surah Ad-Dukhan ayat 3-4.

“Sesungguhnya, Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan. Pada malam itu ditetapkan segala urusan bijaksana.” Sayyid Qutb dengan indah menggoreskan tafsirnya mengenai malam al-Qadr itu. Pembicaraan dalam surah al-Qadr ini adalah tentang malam yang dijanjikan dan disaksikan serta dicatat oleh seluruh wujud dengan penuh kegembiraan, semangat, dan kekhusyukkan.

Read more: Rahasia Kedatangan...

Mencintai yang Ada di Bumi

Ingin aku mengetuk pintu hatimu, betapa baginda Rasululullah SAW bersabda, "Allah memiliki 100 rahmat, 99 ditahan-Nya dan yang satu disebarkannya di muka bumi, sehingga seekor kijang mampu mengangkat kakinya untuk menyusui anak-anaknya." Karenanya, mereka yang dengan rasa haru penuh cinta, melindungi dan menyayangi ciptaan-Nya, niscaya akan disayangi Allah. Rasululah SAW bersabda, "Barang siapa yang menyayangi yang di bumi, ia akan disayangi oleh yang di langit."

Demi keagungan sifat-Nya yang Maha Rahman, siapa pun yang sangat peduli pada keselamatan ekologi, berbuat adil, menjauhi kezaliman, teguh dengan amanah, dan dengan sukacita menebar kasih sayang, serta melindungi makhluk ciptaan-Nya. Niscaya Allah akan menolongnya walaupun mereka itu kafir. Sebaliknya, Allah tidak akan menolong orang yang berbuat zalim, khianat, dan membuat kerusakan di muka bumi, walaupun mereka mengaku Islam. Bukankah petunjuk-Nya berlaku universal untuk semua manusia?

Read more: Mencintai yang Ada...