Seringkali orangtua mengajak anaknya ketika shalat di masjid dengan tujuan untuk mengajari anak-anaknya agar terbiasa shalat berjamaah ketika sudah dewasa nanti. Dan hal ini hukumnya diperbolehkan. Dengan melihat secara langsung dan melakukannya secara langsung sejak usia dini, maka apa yang mereka lakukan di masjid seperti shalat bersama, melakukan dzikir, membaca alquran bersama-sama akan memberikan pengaruh yang kuat dalam jiwa mereka, sehigga tanpa disadari pengaruh tersebut akan tetap tertanam hingga mereka beranjak dewasa.

Hanya saja, kadang anak-anak suka sekali membuat keributan di mana saja mereka berkumpul dengan dengan teman-temannya, tidak terkecuali ketika mereka berada di masjid. Untuk itu, orangtua seharusnya memberikan pengarahan agar anak dapat menjaga adabnya ketika berada di dalam masjid, sehingga tidak mengganggu orang lain yang melaksanakan shalat di masjid tersebut. Akan tetapi bila pengarahan tersebut tidak dihiraukan maka  wajib bagi bapaknya atau walinya untuk mengambil tindakan (menghukumnya) dan mendidiknya… Atau wajib bagi petugas dan pelayan masjid untuk mengusir mereka… Seperti inilah praktek kisah yang disebutkan oleh Alhafizh Ibnu Katsir: “Dahulu Umar bin Khottob radhiallahu ‘anhu bila melihat anak-anak bermain di masjid, memukuli mereka dengan pecut, dan setelah Isya’ beliau memeriksa masjid, sehingga tidak menyisakan satu orang pun. (Tsamarul Mustathob 1/761)

Nah, berikut ini adalah beberapa cara bagaimana mengajarkan kepada anak untuk shalat berjamaah di masjid.

  1. Buat perjanjian di awal saja, agar anak semakin semangat untuk shalat berjamaah di masjid anak bisa mendapatkan reward, tapi jangan sampai anak jadi salah niat karena ingin di kasih hadiah, tetap ajarkan dan tekankan niat dari awal harus karena Allah.

  2. Beritahu anak untuk mengajak teman-temannya agar ia tidak merasa bosan dan sendirian sebagai anak-anak ketika shalat di masjid. Tetapi tekankan juga untuk menjaga adab ketika berada di dalam masjid, tidak boleh mengganggu orang yang shalat, dan tidak boleh membuat keributan.

  3. Jika kita mau anak kita melakukan hal yang baik, kita harus mencontohkan hal yang baik juga, karena anak akan meniru apa yang ia lihat

  4. Ajarkan tata cara shalat dan wudhu yang baik dan benar agar anak dapat melaksanakan shalat tanpa mengganggu jamaah yang lain

  5. Ajarkan dan beritahu anak tentang beberapa keutamaan shalat berjamaah, agar anak semakin semangat untuk berjamaah.

  6. Sampaikan aturan di masjid dengan cara baik-baik dan dengan cara yang lembut, agar anak mau menerima dan mau menurut

  7. Ceritakan kisah inspiratif sahabat nabi yang rajin shalat berjamaan ke masjid seperti kisahnya abdullah bin ummi maktum

  8. Ajarkan anak bahwa Allah maha melihat apa yang dia lakukan agar anak merasa diawasi oleh Allah, bukan oleh orangtua.

  9. Beritahu anak tentang pahala yang dijanjikan Allah ketika mereka shalat berjamaah, karena itu akan membuat anak lebih bersemangat dalam mengerjakan shalat berjamaah

  10. Biasakan bertanya kepada anak soal bagaimana shalatnya tadi di masjid setiap anak pulang dari masjid, luruskan apa yang salah secara lembut dan baik-baik, agar shalat anak semakin benar.

Diolah dari berbagai sumber