Perang Badar Merupakan Penentu Sejarah Islam

Perang badar dianggaps ebagai penentu sejarah Islam karena beberapa hal yaitu :

Perang pertama dalam sejarah Islam

Keberhasilan dalam perang ini akan membawa kepercayaan diri yang lebih besar di hati setiap Muslim pada waktu itu. Sementara bagi musuh-musuh Islam, kemenangan Nabi Muhammad saw dan para pengikutnya terhadap kaum Quraisy akan menyebabkan mereka berpikir sekian kali untuk menyerang Madinah

Ujian bagi keimanan kaum muslimin

Perang badar merupakan ujian bagi kaum muslimin. Benarkah mereka benar-benar beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan bersedia mengorbankan jiwa dan harta mereka di jalan Allah. Para pejuang badar adalah manusia-manusia pilihan. Tidak heran kalau Nabi Muhammad saw seringkali lebih memprioritaskan mereka daripada yang lain semisal dalam pembagian rampasan perang.

Mempengaruhi konsolidasi internal Madinah

Kaum Anshar yang tidak mempunyai kepentingan secara langsung dengan kaum Quraisy terutama dari segi ekonomi dan keinginan emosional untuk kembali ke Makkah, turut memberikan sumbangan yang besar dalam perang badar. Ini membuktikan bahwa janji mereka pada Bai'atul Aqabah pertama dan kedua benar-benar mereka tepati. Dengan demikian Madinah telah menjadi suatu komunitas baru yang plural namun berkepentingan dalam mempertahankan kota itu dari pihak-pihak luar. 

Kekalahan kaum muslimin membahayakan kelangsungan Islam

Jika kaum Quraisy dapat mengalahkan kaum Muslim di Badar dan membunuh Muhammad saw, maka sirnalah Islam yang baru berkembang. Nabi Muhammad saw sendiri sempat berdoa,"Ya Allah, ini kaum Quraisy datang dengan segala kecongkakannya. Mereka berusaha hendak mendustakan Rasul-Mu. Ya Allah, pertolongan-Mu juga yang Kau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika pasukan ini sekarang binasa, maka tidak ada lagi yang beribadah kepada-Mu." Tetapi berkat pertolongan Allah dan kegigihan Rasul-Nya serta kaum Muslimin, Islam tetap bersinar dan semakin luas mencapai seluruh alam.

Sumber: Muhammad SAW The Super Leader Super Manager/ Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec