Kisah Muallaf

Penemuan Keajaiban sujud dan kesehatan otak manusia, Prof. Dr. Fidelma O’Leary jadi muallaf

Manfaat sujud saat  seorang muslim menjalankan ritual sholat, ternyata sangat besar manfaat nya bagi kesehatan otak manusia. Mengapa demikian ?  Allahu akbar, hal ini menunjukkan tanda-tanda kebesaran Allah SWT pada tubuh kita yang satu ini.

Ternyata penemuan bagian syaraf yang hanya dimasuki darah secara optimal hanya pada saat seseorang melakukan  shalat inilah yang menghantarkan pakar neuroscience Prof. Dr. Fidelma O’Leary dari St. Edwards University di Amerika Serikat ini, mantab memeluk agama  Islam.

Prof. Dr. Fidelma O’Leary dari St. Edwards University  adalah seorang Doktor Neurologi. setelah memeluk Agama Islam ia amat yakin akan khasiat pengobatan Islami (thibbun Nabawi) dan telah memotivasinya untuk mendirikan sebuah klinik  ‘Pengobatan melalui Al-Quran. Lewat kajian pengobatan melalui Al-Quran, obat-obatannya berdasarkan apa yang terdapat di dalam Al-Quran. Di antara kaidah-kaidah thibbun Nabawi yang digunakan termasuk berpuasa, madu lebah, habbatus sauda (black seed) dan sebagainya.

Read more: Penemuan Keajaiban...

MIKE TYSON ; Saya Menangis, Saya Berada di Salah Satu Taman Surga

MIKE TYSON ; Saya Menangis, Saya Berada di Salah Satu Taman Surga
Mike Tyson yang terkenal dengan julukan Si Leher Beton boleh garang di atas ring tinju. Tak gentar berhadapan dengan siapapun. Namun, di Masjid Nabawi, ia tertunduk dan meratap hingga air matanya pun mengalir.
Inilah pengalaman spiritual mantan juara dunia tinju kelas berat Mike Tyson ketika melaksanakan ibadah umroh. Tyson menginjak Tanah Suci untuk kali pertama pada Jumat, 2 Juli 2010.

Read more: MIKE TYSON ; Saya...

Masuk Islam Setelah Mengetahui Ada Bakteri Dalam Air Liur Anjing

Seorang ilmuwan besar yg mendalami bidang bakteri berkunjung ke Mesir untuk menyekolahkan anaknya dan dia sendiri memperoleh pekerjaan dalam bidangnya tersebut. Pada suatu hari dia membaca buku hadist yg berhubungan dengan masalah kesehatan. Tiba-tiba dia tidak percaya ketika membaca hadist Nabi saw,
“Jika seekor anjing menjilat perkakas rumah salah seorang diantara kalian, maka cucilah alat (tempat) itu tujuh kali, satu kali diantara yg tujuh itu dicampur dengan tanah..”

Sejenak dia berdiam menatap hadist itu. Dalam dirinya mulai timbul pertanyaan-pertanyaan yg menggoda : Perintah mencuci tujuh kali itu memang harus dilakukan, dan merupakan kewajiban, namun mengapa Nabi masih menyuruh membasuh tempat itu satu kalinya dengan tanah? Tidakkah dengan memakai air saja sudah cukup?

Read more: Masuk Islam...

Aku dan Islam

“Jika kamu masih mempunyai banyak pertanyaan, maka kamu belum dikatakan beriman, Iman adalah percaya apa adanya, tanpa reserve”.

Begitulah kira-kira suatu pernyataan yang akan selalu saya ingat didalam hidup saya. Waktu itu saya masih seorang penganut Kristen Katolik berusia 12 tahun yang banyak sekali pertanyaan didalam hidup saya. Diantara pertanyaan-pertanyaan itu, tiga pertanyaan yang paling besar adalah: Darimana asal kehidupan ini, Untuk apa adanya kehidupan ini, dan akan seperti apa akhir daripada kehidupan ini. Dari tiga pertanyaan tersebut muncullah pertanyaan-pertanyaan turunan, “Kenapa tuhan pencipta kehidupan ini ada 3, tuhan bapa, putra dan roh kudus? Darimana asal tuhan bapa?”, atau “Mengapa tuhan bisa disalib dan dibunuh lalu mati, lalu bangkit lagi?”. Jawaban-jawaban itu selalu akan mendapatkan jawaban yang mengambang dan tak memuaskan.

Read more: Aku dan Islam