Tidak selamanya anak melewati masa tumbuh kembangnya dengan lancar tanpa ada masalah. Dan menjadi tugas orangtua untuk mendampingi anak agar dapat melewati semua masalah yang sedang dihadapi dengan sebaik-baiknya. Memang mengasuh anak bukanlah pekerjaan yang mudah. Dan orang tua harus mau dan dituntut mampu mengembangkan diri sendiri dalam pola asuh anak. Banyak sosialisasi pengenalan tentang teknik pengembangan kemampuan orang tua dalam membangun perilaku anak melalui pemberian sugesti positif. Orang tua dapat mempelajari dengan mudah teknik tersebut asal ada kemauan orang tua untuk mempelajarinya.

Pemberian sugesti positif untuk anak dan remaja merupakan salah satu teknik terapi yang saat ini sedang berkembang. Teknik terapi ini disebut hypnoparenting. Hypnoparenting termasuk pola asuh yang langsung bekerja di bawah alam sadar. Hypnoparenting berasal dari kata hypnosis dan parenting. Hypnosis, yaitu proses informasi yang masuk pada pemikiran, sementara parenting ialah orang tua yang bertugas mendidik dan membesarkan anak. Maka hypnoparenting ialah cara orang tua dalam mendidik, memetakan, dan membuat sistemasi dengan hal-hal yang berhubungan langsung dengan orang tua dilihat dari pemikiran serta pengaruh akan masa depan anak.

Dengan teknik ini orang tua akan tahu bagaimana cara ”mengendalikan” dan membangun mental anak secara benar. Dengan hypnosis, Anda tidak perlu berteriak kepada anak, karena anak akan berubah dan melakukan semua kebaikan atas kesadaran sendiri. Teknik hipnotis anak ini efektif untuk anak usia 3 tahun sampai 16 tahun.

Ada beberapa cara untuk memberikan sugesti ke anak. Dimomen-momen inilah, orangtua bisa menanamkan hal-hal positif pada anak sekaligus mewaspadai, agar jangan sampai malah menanamkan emosi negatif yang tidak memberdayakan.

  • Saat Mengantuk
    Di momen ini, gelombang otak anak turun dari beta ke alpha. Anak berada dalam kondisi sangat malas untuk melakukan hal lain, kecuali tidur. Ini adalah kondisi hipnosis, dan anak sangat sugestif. Ucapkan sugesti positif dengan lembut dan penuh cinta, setengah berbisik, di dekat telinga anak Anda. Lakukan minimal 3 kali. Akhiri dengan konfirmasi ke anak. Dan, bila anak mengabaikan atau menjawabnya dengan malas-malasan, biarkan, itu tanda sugesti Anda masuk.
  • 30 Menit pertama saat tidur
    Tidur lelap, yang notabene anak tidak bisa disugesti, biasanya terjadi setelah 30 menit sejak pertama tidur. Berarti di momen 30 menit pertama, anak berada dalam kondisi alpha hingga theta, yaitu kondisi rileks yang sangat sugestif. Silakan masukkan sugesti positif Anda, dan jangan lupa lakukan konfirmasi ke anak.
  • Saat bermimpi
    Mimpi merupakan momen sugestif, ketika anak berada dalam kondisi theta. Tanda ketika anak bermimpi ada pada kelopak matanya yang bergerak seakan bola matanya berputar. Di ranah psikologi, ini disebut REM (Rapid Eye Movement).
  • Saat Mengigau
    Ketika tidur, seringkali anak menghadirkan fenomena mengigau. Anak berada pada gelombang theta yang sangat sugestif. Peluk anak Anda, belai dan ucapkan cinta kasih sebelum memberinya kata-kata sugestif. Ulangi dan lakukan konfirmasi dengan sangat lembut.
  • 30 Menit sebelum bangun
    Dari gelombang deltha (tidur), 30 menit lamanya kesadaran bergeser ke gelombang theta dan alpha, untuk kemudian manusia masuk ke kesadaran beta. Di momen inilah orangtua bisa menyisipkan sugesti positif dengan berbisik lembut penuh belaian.
  • Saat fokus membaca buku
    Dalam momen ini anak dalam kondisi alpha. Uji dengan lembut memanggilnya. Bila ia malas, bahkan tidak menjawab atau menjawabnya dengan tanpa menoleh, itu tanda anak begitu fokus. Berikan sugesti positif tanpa perlu menyentuhnya, agar pikiran sadarnya tetap fokus ke buku. Pastikan saat Anda bicara, anak semakin fokus membaca.
  • Saat anak main game
    Keasyikan main game, membuat anak sangat fokus sehingga gerbang pikiran bawah sadarnya terbuka lebar. Coba panggil lembut untuk memastikan bahwa pikiran sadarnya tidak menghiraukan Anda. Setelah yakin, ucapkan sugesti positif tanpa perlu Anda menyentuhnya. Ulangi beberapa kali.
  • Saat nonton
    Kasusnya sama dengan saat main game. Pikiran anak hanya fokus pada satu objek sehingga gerbang bawah sadarnya terbuka lebar. Biarkan anak semakin fokus, lalu masukkan sugesti positif ke pikiran bawah sadarnya.
  • Saat asyik menggambar/melukis/menulis
    Di momen seperti ini, perkuat konsentrasi dan kenyamanannya sebelum memasukkan sugesti. Misalnya: "Anakkku sayang, semakin kamu asyik menggambar, semakin nyaman kamu, jauh lebih nyaman dan nyaman lagi." Lalu masukkan sugesti positif anda.
  • Saat melamun
    Ketika bengong dan melamun, critical factor seseorang terbuka. Saat itulah orangtua bisa mengintervensi kesadaran anak dengan memasukkan sugesti positif. Pastikan tanpa menyentuhnya agar critical factornya tetap istirahat.
  • Saat Anak mengingat sesuatu
    Proses mengingat adalah momen ketika seseorang trance ringan. Bahkan dalam hipnosis formal, mengingat bisa menjadi teknik induksi untuk memasukkan orang ke kondisi trance. Ketika anak sedang mengingat sesuatu, Anda bisa memasukkan sugesti positif dengan lembut.
  • Saat anak bingung
    Bingung merupakan kondisi trance juga. Bingung alami terjadi, dan pada kondisi ini, gerbang bawah sadarnya terbuka. Saat gerbang bawah sadar terbuka, maka sugesti apapun bisa masuk. Termasuk sugesti positif Anda pada buah hati tercinta
  • Saat menangis
    Sel-sel air mata mampu merangsang sugestivitas manusia. Tak heran bila dalam ritual tertentu, sering digunakan asap-asapan yang memedihkan mata sehingga terjadilah trance. Dalam kondisi menangis, trance tak cuma disebabkan oleh sel air mata, tetapi juga emosi yang fokus dan memuncak. Maka, inilah saat yang tepat bagi orangtua untuk memberi sugesti positif pada anaknya.
  • Saat marah
    Ini juga sama halnya dengan kondisi anak saat menangis. Emosi anak muncul. Dan saat seperti ini, sugestivitasnya tinggi. Ikuti alur marahnya, jangan dibantah, lalu masukkan sugesti positif dengan lembut.
  • Saat sedih
    Sedih adalah kondisi ketika anak fokus pada masalahnya. Mungkin dibarengi dengan air mata. Dalam kondisi ini, critical factornya lengah, dan sugesti positif bisa menerabas bebas menyentuh pikiran bawah sadarnya.
  • Saat takut
    Takut adalah kondisi emosional. Saat anak takut, critical factornya sangat mengeinginkan untuk rileks. Karena itu, rilekskanlah anak, peluk, buatlah aman dan nyaman, lalu masukkan sugesti-sugesti positif yang sehat.
  • Saat berdoa
    Berdoa adalah peristiwa khusyuk ketika gelombang otak turun memasuki kondisi alpha atau theta. Berdoa adalah momen sugeti. Saat Anda memimpin doa bersama anak, masukkan sugesti-sugesti positif dalam bentuk akuan sehingga bagi anak, sugesti menjadi seakan self suggestion.
  • Saat terpana/kagum
    Ketika anak terpana atau kagum, baik pada mainan baru atau pada seseorang, maka selain fokus, emosinya pun memuncak. Saat itulah ia berada dalam kondisi sangat sugestif.
  • Saat anak terkejut
    Momen ini bisa dieksplorasi dalam hipnosis formal, dengan metode shocking induction. Menciptakan keterkejutan. Area sugestifnya hanya memiliki durasi sekian detik. Oleh karenanya, orangtua harus pintar memanfaatkannya. Bisa jadi sugesti hanya berbentuk dua atau tiga kata. Misalnya,"Kamu anak pintar."
  • Saat anak banyak informasi
    Kondisi ini mirip dengan bingung. Saat otak manusia sedang terjejali informasi yang banyak dalam satu waktu, maka critical factornya memilih istirahat. Dan saat inilah, sugesti bisa menerabas ke pirian bawah sadar manusia.

Diolah dari berbagai sumber