Seorang anak yang memiliki akhlak yang baik terbentuk melalui bibit keturunan dan pendidikan yang baik. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW: “Tiada seorang anak pun yang lahir, kecuali ia dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikan anak itu baragama yahudi, nasrani, atau majusi. “ (HR. Bukhari – Muslim).

Oleh karena itu wajarlah jika Islam menempatkan perempuan dalam kedudukan yang sangat mulia, karena selain memiliki faktor yang sangat besar dalam pembentukan garis keturunan juga sangat menentukan dalam faktor pendidikan sebagai madrasah yang pertama dan utama bagi anak. Layaklah dikatakan bahwa "surga berada dibawah kaki ibu" dan "ibu adalah tiang negara."

Sudah menjadi tugas utama orang tua untuk membimbing dan memberikan pendidikan yang memadai bagi anak-anaknya baik berupa akidah, etika maupun hukum islam, dan semua itu diemban seorang ibu sebagai madrasah pertama utama untuk anak-anaknya.  Berikut ini ada beberapa nasihat yang bisa ibu berikan untuk anak laki-lakinya

 

1. Tak masalah badanmu bau, jika dalam kondisi sehabis olahraga.
Jika si jagoan hobi berolahraga, setiap kali si kecil habis berolahraga, minta dia segera mandi dan berganti pakaian. Mengajari anak lelaki untuk selalu hidup bersih juga penting dilakukan

2. Ajari selalu mereka untuk tampil bersih dan sehat.
Anak lelaki biasanya lebih cuek pada penampilannya. Memang tidak perlu mengajarkan anak lelaki bagaimana tampil gaya saat akan keluar rumah. Tapi setidaknya ajari selalu mereka untuk tampil bersih dan sehat. Misalnya secara rutin memangkas rambutnya dan menggunting kukunya

3. Jangan mengijinkan anak lelaki memotret kelaminnya. Ini hal yang sangat serius! Itu adalah hal iseng yang justru sangat berbahaya. Jangan segan-segan untuk sering mengecek ponselnya, kameranya dan komputer di kamarnya. Periksa daftar foto yang ada di gadgetnya, agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan.

4. Ajarilah menari dan menyanyi
Bagi sebagian orangtua, mengajari anak lelaki menyanyi dan menari dianggap tidak "macho" sama sekali. Tapi percayalah, biarpun anak lelaki Anda tak memiliki suara bagus, tetap ajak ia menyanyi sambil menari dengan gembira agar di kemudian hari ia tumbuh menjadi lelaki yang luwes, supel, menonjol, dan memiliki keterampilan di atas rata-rata anak-anak seusianya.

5.Ajari memasak, membersihkan rumah, dan mencuci
Percayalah, membagikan pelajaran hidup seperti ini akan sangat berguna di kemudian hari. Ia suatu hari akan meninggalkan rumah untuk bersekolah, bekerja di kota lain, kemudian menikah. Jika mengajarinya memasak, memberihkan rumah, dan mencuci baju-bajunya, niscaya anak lelaki anak akan tumbuh menjadii pribadi yang mandiri dan tak tergantung kepada orang lain, tanpa harus tampil keperempuan-perempuanan.

6. Ajari si kecil ke toilet dengan benar
Agar si kecil terbuasa buang air kecil dengan benar dan bersih, beritahu bahwa ia harus selalu buang air pada lubang toiletnya agar air seninya tak tercecer ke mana-mana. Setelah itu, ingatkan agar selalu mengguyur air kran pada toilet dan membasuk kedua tangannya hingga bersih. Mengajari anak berseka, pasti akan membuahkan kebiasaan baik untuknya.

7. Jangan pernah biarkan si kecil mengasari temannya. Agar si anak tak mencontoh perilaku buruk Anda, selalu tampilkan kebaikan di hadapan anak-anak, termasuk peringatkan dia untuk tidak pernah menjadi pelaku kekerasan di sekolahnya. Ingat, bullying adalah tindakan kriminal! Ajari si kecil untuk berani melapor kepada guru jika ada yang mengasarinya atau ajari dia untuk berani berkata tidak saat diajak oleh teman-temannya untuk berbuat kasar kepada teman lain

8. Berlaku baiklah kepada anak perempuan
Contoh pertama yang bisa anak ingat adalah apa yang ayah lakukan terhadap ibu di rumah. Jika perlakuan sang ayah sangat baik terhadap ibu, maka anak lelaki anda akan mengingat hal itu dengan memperlakukan teman-teman perempuan di sekolahnya dengan penuh respek

9. Ingatkan untuk selalu mengucapkan salam, permisi, minta tolong, terima kasih, dan maaf. Jika anda sudah mengajari si kecil melakukan semua hal penting tadi sejak masih sangat belia, jagoan Anda akan tumbuh menjadi pria baik yang penuh respek dan disegani. Ia pun akan menjadi teladan bagi teman-teman dan lingkungannya.

10. Tidak semua perempuan berbadan seksi
Bila Anda termasuk tidak memiliki tubuh layaknya para model yang selalu tampil di majalah dan televisi, tak perlu khawatir atau cemas akan "dihakimi" oleh si kecil. Anda tetap bisa menjelaskan kepadanya bahwa setiap perempuan memiliki bentuk tubuhnya masing-masing. Asalkan Anda bisa meyakinkan si kecil bahwa gaya hidup Anda dan keluarga cukup sehat, si kecil pasti akan paham seperti apa tubuh yang sehat dan tidak sehat.

11. Jangan lakukan seks sebelum waktunya
Sebaiknya beri bekal untuk si kecil agar tidak terjeruus kepada perilaku seks bebas. Agar jagoan Anda tak terlibat masalah ini di kemudian hari, memberi nilai-nilai positid dan pemahaman budi pekerti secara rutin di dalam rumah bisa membentengi diri anak agar tak berbuat melebihi batas yang seharusnya ia lakukan, sesuai perkembangan usianya.

12. Beri pemahaman anak tentang alkohol
Memberi pemahaman kepada anak tentang bahaya alkohol. Jika mereka paham tentang bahayanya alkohol dan bagaimana agama melarang akan minum alkohol, pasti anak akan dengan mudah menghindarinya.

13. Ajari anak lelaki untuk mau mencium dan memeluk orang tersayangnya.
Biasanya, setelah semakin besar anak lelaki enggan dipeluk apalagi mendapat ciuman dari orangtuanya. Ingatkan dia, pelukan dan ciuman sayang dari orangtua merupakan obat paling mujarab untuk menyembuhkan penyakit apa pun yang dirasakan. Jadi ketika anak lelaki anda sedang murung, peluk dan ciumlah kepalanya. Bila ia bertanya kenapa ibunya melakukan itu, karena anda menyayanginya melebihi apapun.

14. Ajari anak untuk selalu menghubungi ibunya.
Ingatkan pula ia agar tak lupa berkirim kabar dengan orangtunya. Buka berarti Anda bertindak sebagai polisi yang ingin selalu ingin tahu di mana keberaaan si anak. Tapi dengan komunikasi yang lancar, hubungan orangtua anak akan selalu terjalin baik dan anda pun tak akan dilanda rasa khawatir berlebihan karena akan selalu tahu apa yang dilakukan.

momkidslova